Waktunya Di Perkosa Negara

 Waktunya Di Perkosa Negara



Begitulah kata yang tertuang dalam sebuah karton. Kata ini dibuat entah kapan, kebetulan tidak bertanya kapan ini dibuat dan pada kejadian apa. Namun, kata ini menarik untuk di amati dan di renungan. Apalagi pada masa sekarang, tepatnya pada bulan April 2022.

April 2022, aku kira kejadian yang terjadi hanyalah sebuah April Mop. April Mop dikatakan sebagai waktu untuk berbohong dan yang di bohongi tidak boleh marah atas apa yang terjadi. Namun, nyatanya tidak. Kejadian atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah bukanlah April Mop, ini sebuah kenyataan yang meresahkan. Karena kebijakan ini bukan April Mop, maka masyarakat atau rakyat bisa mengeluarkan ekspresinya dengan marah atau menolak akan kebijakan yang terjadi ini.


Kejadian atau kebijakan yang terjadi pada April ini mengenai harga penjualan Pertamax naik, sembako naik, PPN naik, dan tak kalah pentingnya kejadian yang belum selesai yaitu langkanya minyak goreng.


Berbicara mengenai Pertamax naik. Kenaikan ini langsung sekaligus tinggi, pemerintah langsung menaikan 3.000 hingga 4.000 rupiah. Sehingga penjualan Pertamax pada masa sekarang menjadi 12.500 hingga 13.500 perliternya. Kenaikan ini begitu drastis dan membuat rakyat dilema. Antara membeli Pertamax atau tidak sama sekali membeli. 


Mungkin bagi para orang-orang yang tarap ekonominya tinggi ini bukan masalah, tapi bagi orang-orang yang bertarap ekonomi rendah ini menjadi beban yang serius diperhatikan. Sehingga untuk membelinya pun harus benar-benar diperhatikan. Memperhatikan aspek-aspek kehidupan lainnya yang sangat urgent. Dari timbulnya harga Pertamax naik, maka komoditas lain pun akan naik. Kita bicarakan saja soal sembako.


Sembako menjadi pangan utama dalam kehidupan sehari-hari. Setiap manusia senantiasa mengkonsumsi bahan-bahan sembako. Dengan adanya Pertamax naik ini, harga sembako akan naik juga, karena sembako itu di produksi oleh pemilik produksi, kemudian untuk sampai pada konsumen memerlukan jasa distribusi, sehingga membutuhkan biaya perjalanan untuk sampai, salah satu biaya perjalanan itu, ya! BBM.


Lebih risihnya Pertamax dan sembako ini naik pada awal puasa. Puasa yang dimana bulan berkah ini diperlukan kekhususan dalam menjalankan ibadah, namun ketika sembako naik maka kekhususan itu melebur karena kebutuhan yang utama yaitu mengenai kebutuhan sehari-hari belum terpenuhi, sehingga yang terjadi fokus untuk mencari hal-hal memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Selain dari ini, pemerintah mengeluarkan juga kebijakan PPN 11%. Ketika PPN naik maka sudah jelas proses jasa akan naik juga dan lagi-lagi akan menjadi beban pikiran rakyat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dari ini harus senantiasa membuat rakyat bekerja ekstra untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. 


Dari sebelum April, negara Indonesia sudah dilanda dengan langkanya minyak goreng dan kejadian ini pun hingga sekarang masih berlanjut. Padahal kan Indonesia memiliki perkebunan sawit yang besar namun anehnya minyak goreng menjadi langka. Kemudian adanya minyak goreng juga harganya masih begitu mahal. Penjualan minyak goreng sekarang 28.000/liter. Sungguh berat ini cobaan.


Memang benar, sekarang waktunya diperkosa oleh negara. Kita dilucuti hingga telanjang, dipaksa untuk mengikuti keinginan negara dan kita pasrah tidak bisa berbuat apa-apa. Meski sudah merintih menangis dengan sejadi-jadinya, berteriak dengan sekencang-kencangnya meminta pertolongan, memohon ampun agar diberikan keringanan, tapi tetap tidak ada perubahan. Negara seakan diam membisu melakban mulut, menutup telinga, dan memejamkan mata. Negara tidak mau membantu, tidak mau turun dengan solusi yang memperbaiki rakyat.


Sekarang waktunya diperkosa oleh negara. Dipaksa mengikuti arus yang terus menjerumus, dipaksa berjalan hingga merangkak, dipaksa menangis hingga air mata darah keluar.


Terima kasih negara telah memperkosa kami dengan sangat-sangat sengsara, sangat-sangat binasa, dan sangat-sangat tak memiliki jiwa. 




Komentar